Rabu, Juni 16, 2021

31 Napi di Makassar Dapat Remisi Natal

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

MAKASSAR, MEOLI.CO – Sebanyak 31 orang warga binaan di Kota Makassar, mendapatkan remisi Natal 2020. Mereka berasal dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar.

“Pemberian remisi ini diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat,” kata Kepala Rutan Kelas I Makassar, Sulistyadi.

Remisi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) diberikan kepada 13 narapidana dari Rutan Kelas I dan 18 narapidana dari Lapas Kelas I Makassar.  Khusus di Rutan Kelas I Makassar, Sulistyadi menjelaskan, ada dua kategori remisi yang diberikan.

Sebanyak sembilan orang mendapat remisi satu bulan dan empat orang lainnya mendapat remisi 15 hari. Remisi diberikan kepada narapidana yang telah menjalani minimal masa hukuman enam bulan.

Kepala Lapas Kelas IA Makassar, Robianto, mengatakan, 18 warga binaan yang menerima remisi juga telah memenuhi syarat administrasi. Sejatinya, ada 46 narapidana yang diusulkan mendapatkan remisi kepada Kemenkumham.

“Sebanyak 28 diantaranya dianggap belum memenuhi syarat pemberian remisi,” jelas Robianto.

Sebanyak 18 orang narapidana Lapas Kelas I Makassar yang mendapat remisi terbagi ke beberapa kategori. Satu orang mendapatkan potongan hukuman 15 hari, 10 orang satu bulan, kemudian enam orang mendapatkan remisi dua bulan.

“Syaratnya itu memang minimal menjalani masa tahanan enam bulan lamanya dan berkelakuan baik,” jelas Robianto.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan, Harun Sulianto, menyebut, narapidana yang mendapat pemberian remisi diharapkan bisa menjadi motivasi tersendiri bagi warga binaan lain. Mereka diharap terus berkelakuan baik selama menjalani masa pidana.

“Jangan sekadar menjadi penanda pengurangan masa pidana, namun harusnya mampu meningkatkan keimanan dan motivasi bagi narapidana untuk menjadi lebih baik lagi,” harap Sulianto. (*)

 

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com