Rabu, Juni 16, 2021

34.151 Warga Tana Toraja Tak Gunakan Hak Pilih di Pilkada

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TANA TORAJA, MEOLI.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tana Toraja mencatat, pemilik hak pilih yang terdaftar sebanyak 173.477 jiwa. Namun yang datang menunaikan hak politiknya hanya 139.326 orang. Dengan ini, ada 34.151 orang yang tak memilih.

Surat suara yang dinyatakan sah pada Pilkada Tana Toraja, mencapai 138.853. Sedangkan total suara yang dianggap tidak sah, sebesar 473.

Dalam hasil rekapitulasi penghitungan suara oleh KPU Tana Toraja pada 16 Desember lalu, pasangan nomor urut 1, Theofilus Allorerung serta Zadrak Tombeg dinyatakan sebagai pemenang Pilkada 2020.

Theo-Zadrak yang diusung oleh Demokrat, Gerindra dan PKPI itu berhasil meraup 57.057 suara atau 41,10 persen dari total surat suara sah. Dari total 19 kecamatan, kandidat nomor urut 1 tersebut sukses menjadi jawara di 9 kecamatan. Di antaranya yakni ibu kota Makale dan Mengkendek, dua wilayah dengan penduduk terbanyak.

Theofilus bakal kembali bergelar orang nomor satu di wilayah destinasi pariwisata tersohor itu. Sebelumnya, politikus Golkar tersebut sempat duduki kursi Bupati Tana Toraja periode 2010-2015 bersama Wakil Bupati Adelheid Sosang.

Sementara bagi Zadrak Tombeg, ini juga bukan pengalaman pertamanya berkecimpung di pemerintahan. Sebelumnya, ia pernah menjabat Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja, dan dikenal sebagai akademisi dan dokter spesialis anak lulusan Universitas Hasanuddin.

Adapun pasangan petahana Nicodemus-Victor duduk di peringkat dua perolehan suara. Diusung oleh NasDem, Gerindra dan Perindo, kandidat nomor urut 2 itu memperoleh 51.628 suara atau 37,18 persen dari seluruh suara sah. Mereka dinyatakan menang juga di 9 kecamatan, namun gagal menguasai dua wilayah padat penduduk.

Kendati demikian, baik Nicodemus-Victor dan Theo-Zadrak hanya terpaut selisih suara yang tak terlalu jauh. Yakni hanya 5.429 suara saja.

Di peringkat terakhir adalah kandidat nomor urut 3, pasangan Albertus Patarru dan John Diplomasi. Calon usungan PDI-P, Hanura serta Berkarya itu cuma mengumpulkan 30.168 suara atau 21,7 persen. Keduanya hanya menang di satu kecamatan, yakni Sangalla. (*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com