Sabtu, Juni 19, 2021

Bukan Pilih Kasih, Ini Syarat yang Diberi Kapolres Agar Kegiatan Tak Dibubarkan Polisi

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TANA TORAJA, MEOLI.CO – Kapolres Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu, mengungkapkan, pada dasarnya pihaknya tidak melarang masyarakat untuk berkegiatan. Termasuk melaksanakan acara Rambu Solo’ dan Rambu Tuka’. Yang penting, penyelenggara menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

AKBP Sarly membantah tudingan jika dirinya pilih kasih dalam membubarkan Rambu Solo’ dan Rambu Tuka’ yang digelar warga. Menurutnya, masyarakat sudah salah paham.

Kegiatan yang dibubarkan karena memang melakukan pelanggaran protokol kesehatan. Berkerumun dan melanggar instruksi bupati yang maksimal 50 orang.
Sedangkan kegiatan yang tidak dibubarkan, karena telah tertib menjalankan protokol kesehatan.

“Tamu yang hadir memakai masker, pelaksana kegiatan menyediakan wadah cuci tangan, menjaga jarak dan mengikuti imbauan Bupati. Terus apakah ini dibubarkan ? Ya tidak, karena sudah mematuhi aturan yang ada,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, hingga saat ini pihaknya memang belum mengeluarkan surat ijin keramaian untuk kegiatan apapun. Kebijakan itu sebagai antisipasi agar masyarakat tidak menggelar kegiatan yang dihadiri banyak orang.

Meski begitu, Polres Tana Toraja tidak melarang warga untuk menggelar suatu kegiatan. Namun dengan catatan, tertib protokol kesehatan.

“Kami dari Polres tidak mengeluarkan ijin keramaian, bukan melarang suatu kegiatan. Namun warga yang gelar kegiatan agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” terangnya. (*)

 

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com