Jumat, Juni 18, 2021

Bupati dan Polres Torut Kirim Bantuan Logistik ke Sulbar

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TORAJA UTARA, MEOLI.CO – Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan dan Kapolres Toraja Utara, AKBP Yudha Wirajati, melepas pemberangkatan rombongan misi kemanusiaan yang menggunakan 18 unit kendaraan, dari halaman Polres Toraja Utara (Torut), Rantepao, menuju Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis, 21 Januari 2021.

Turut hadir dalam dalam pelepasan pemberangkatan, yakni Danramil 05 Sanggalangi’, Kapten Inf Jamalludin, Kepala BPBD Torut Alexander Tappang, Ketua Gagana Torut Pdt Enos, dan Kadis Kesehatan Torut Elisabet Zakaria.

Bupati Torut, Kalatiku Paembonan, mengatakan, sebagai bentuk keprihatinan Pemda Torut kepada korban bencana di Mamuju, maka dikirim bantuan logistik sekaligus pembuatan dapur umum sementara.

“Kegiatan kemanusian yang kita lakukan ini dengan membawa bantuan logistik yang diperlukan oleh masyarakat yang mengalami musibah di Mamuju. Kita juga akan membuka dapur umum disana, kurang lebih satu minggu,” ungkap Kalatiku.

Ia berharap bagi yang ikut dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, agar selalu menjaga kesehatan juga mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Yang terutama saya meminta kalian untuk selalu berhati-hati selama dalam perjalanan,” pesannya.

Senada dengan itu, Kapolres Torut, AKBP Yudha Wirajati Kusuma, menjelaskan, kegiatan ini adalah misi kemanusiaan dengan harapan tidak ada pemikiran yang lain atau kelompok tertentu.

“Proses perjalanan kita sangat jauh, sehingga selalu mengantisipasi dan waspada selama perjalanan serta diharapkan selalu jaga kekompakan, kebersamaan karena estimasi perjalanan sekitar enam sampai dengan tujuh jam, sehingga diharapkan setiap dua jam harus istirahat,” pesan Yudha.

Ditambahkan Yudha, selama perjalanan, sopir harus terus berkoordinasi, dan saat mengalami masalah langsung menghubungi Kasat Intel Polres Torut menggunakan HT yang telah disiapkan.

“Setiap sopir kendaraan pun diminta Kapolres untuk selalu berkoordinasi dengan semua sopir, dan apabila didalam perjalanan ada trouble, segera menghubungi Kasat Intel Polres AKP Welfrik karena di setiap kendaraan sudah saya pasang HT,” tegasnya. (YN/*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com