Selasa, September 14, 2021

Cabuli Anak Tiri, RN Diciduk Resmob Polres Tator

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TANA TORAJA, MEOLI.CO – Unit Resmob Sat Reskrim Polres Tana Toraja (Tator), melakukan penangkapan terhadap seorang terduga pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur, di Kampung Baru, Kelurahan Bittuang, Kecamatan, Bittuang, Tana Toraja, Jumat, 19 Februari 2021, kemarin.

Terduga pelaku yang berinisial RN (38 tahun), diringkus oleh ‘Tim Batitong Maro’ Unit Resmob Sat Reskrim Polres Tator saat berada di kediamannya, di Kampung Baru, Bittuang.

Penangkapan terhadap terduga RN berawal dari laporan korban berinisial GK, gadis belia berumur 15 tahun, yang juga merupakan anak tiri RN.

Kanit Resmob, Tim Batitong Maro, Bripka Alvian Somalinggi, menjelaskan, gadis belia tersebut melapor ke Polsek Saluputti, tentang peristiwa pencabulan yang dialaminya selama ini.

“Ia disetubuhi oleh bapak tirinya, terduga RN, sejak menginjak SMP kelas 7 hingga kelas 9 saat ini,” ungkap Bripka Alvian Somalinggi, Sabtu, 20 Februari 2021.

Ditambahkan Alvian, terduga RN mengakui perbuatannya saat diringkus di rumahnya tanpa perlawanan, juga menunjukkan empat tempat dimana ia melakukan perbuatan bejat menyetubuhi anak tirinya sendiri.

“Terduga RN akui perbuatannya telah menggauli anak tirinya sendiri. Kasus ini kami serahkan ke Unit PPA untuk proses selanjutnya,” tambahnya.

Sementara, Kasat Reskrim AKP Jon Paerunan, membenarkan penetapan terduga RN menjadi tersangka .

“Iya benar, status hukum dari RN resmi kami ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur. RN sudah ditahan di Rutan Mapolres Tana Toraja untuk menjalani proses penyidikan atas perbuatan tindak yang telah dilakukannya terhadap anak tirinya,” kata Jon Paerunan.

Atas perbuatannya, tambah Jon, RN dijerat Undang Undang No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Pasal 81 ayat 1, dengan ancaman pidana 5 sampai 15 tahun. Karena pelaku adalah orang tua tiri dari korban, maka berdasarkan pasal 81 ayat 3, tersangka RN dapat dikenakan tambahan sanksi 1/3 dari hukuman pidana. (YN/*)

 

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com