Kamis, September 16, 2021

Gubernur Perketat Aturan Keluar Masuk Sulsel

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

MAKASSAR, MEOLI.CO – Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, kembali memperketat aktivitas masyarakat yang akan keluar dan masuk ke Sulsel. Ia akan mewajibkan rapid antigen.

“Kebijakan itu akan tertuang dalam Surat Keputusan (SK). Lagi kita godok,” ungkap Nurdin.

Sebelum adanya SK terkait pemberlakuan kebijakan rapid antigen, masyarakat harus tetap melakukan rapid antibody dan membawa surat bebas Covid-19. Untuk rapid antibody maupun rapid antigen saat ini sudah diberlakukan di pintu-pintu masuk Kota Makassar, seperti Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Pengetatan itu dilakukan guna menekan penyebaran virus corona.

Sekedar diketahui, sejumlah pemerintah daerah menerapkan kewajiban melampirkan rapid test antigen atau Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi pendatang yang akan memasuki wilayahnya. Pemerintah pusat diketahui telah mengganti aturan perjalanan, yang sebelumnya menggunakan rapid test antibodi menjadi rapid test antigen mulai 18 Desember 2020.

Salah satu daerah yang mewajibkan rapid test antigen adalah DKI Jakarta. Aturan tersebut tercantum dalam Instruksi Gubernur Nomor 64 Tahun 2020.

Selain DKI Jakarta, daerah yang mewajibkan rapid antigen adalah Bali, Lampung, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, Malang, dan Bangka Belitung. (*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com