Jumat, September 17, 2021

Hanya Berselang Sehari, Kasus Bunuh Diri Kembali Terjadi di Tana Toraja

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TANA TORAJA, MEOLI.CO – Kasus bunuh diri kembali terjadi di wilayah Tana Toraja. Setelah kemarin RB (18) di Desa Buttu Limbong, hari ini Senin, 11 Januari 2020, seorang laki-laki ES (20 tahun) juga melakukan hal serupa.

ES ditemukan tewas gantung diri di Lingkungan Garonggong, Kelurahan Ariang, Kecamatan Makale. ES beralamat di Se’seng, Lembang Pongbatik, Kecamatan Bittuang.

Saksi Rifka (44 tahun), mengungkapkan, sekitar pukul 05.30 WITA, dirinya hendak mengambil air di bawah rumah kostnya, kemudian mencari ember yang hendak digunakan. Namun tiba – tiba saksi menoleh dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung dibawah kolong rumah.

Selanjutnya, Rifka memanggil Istri Alm Aiptu Beni Lembang yang berada di depan rumah kostnya, dan segera menuju ke Polres Tana Toraja untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Tadi subuh saya mau ambil air di bawah kolong rumah kost saya, dan tiba tiba saya melihat ada orang sudah tergantung di kolong kost saya itu, saya langsung panggil tetangga dan pergi melapor di Polres Tana Toraja,” terang Rifka.

Menerima laporan tersebut, Unit Identifikasi Polres Tana Toraja bersama Piket Fungsi dan Bhabinkamtibmas Polsek Makale, melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap korban.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. ES mengalami luka lebam bekas jeratan sarung pada leher, juga terdapat cairan yang keluar dari kelamin korban.

Sehari sebelumnya, seorang perempuan RB (18 tahun) ditemukan gantung diri di dalam kamar tidur dengan menggunakan seutas kain, Desa Buttu Limbong, Kecamatan Bittuang. Sebelum melakukan gantung diri, korban sempat menulis surat yang ditujukan kepada rumpun sekeluarga yang berisi permintaan maaf karena banyak melakukan kesalahan dan selalu membuat keluarganya susah di masa hidupnya. (YN)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com