Selasa, September 21, 2021

Ini Fakta Sementara Pesawat Sriwijaya Air yang Hilang Kontak

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

JAKARTA, MEOLI.CO – Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY-182 jurusan Jakarta-Pontianak hilang kontak pada pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Beberapa saat setelah lepas landas dari bandara Soekarno-Hatta.

Saat ini, status penerbangan di situs FlightRadar24 tertulis ‘Unknown’. Tidak ada keterangan soal waktu mendarat.

Dilansir dari FlightRadar24, sari jalur yang ditampilkan, pesawat tersebut terbang ke arah barat, lalu ke utara. Terpantau, pesawat terakhir berada di atas Laut Jawa, tepatnya di sisi utara Pulau Jawa.

Berikut sejumlah fakta sementara soal pesawat tersebut yang dihimpun:

1. Pesawat yang hilang kontak ini adalah Sriwijaya Air SJY 182/SJ 182 dengan registrasi PKCLC. Pesawat yang hilang kontak ini dikabarkan terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Pontianak

2. Manajer Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Haerul Anwar, mengatakan pesawat Sriwijaya Air itu hilang kontak di sekitar Pulau Lancang, Kepulauan Seribu

3. Pesawat Sriwijaya Air SJ182/SJY182 rute Jakarta-Pontianak itu merupakan jenis Boeing 737-524. Pihak Kementerian Perhubungan lewat Juru Bicaranya, Adita Irawati, membenarkan telah terjadi hilang kontak dengan pesawat Sriwijaya Air SJY 182. Kontak terakhir terjadi pukul 14.40 WIB.

“Saat ini tengah dalam investigasi dan dikoordinasikan dengan Basarnas dan Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT),” ujar Adita. (*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com