Jumat, September 17, 2021

Jadi Klaster Baru Positif Covid-19, Warung Makan di Tana Toraja Ditutup

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TANA TORAJA, MEOLI.CO – Salah satu pemilik warung makan di Terminal Makale, Tana Toraja, meninggal dunia akibat positif Covid-19. Setelah Tim Kesehatan Puskesmas Makale melakukan tracing Covid-19  ditemukan tujuh pasien baru yang merupakan klaster warung makan tersebut.

Kapolsek Makale, AKP Yacob Parinding, yang ikut mengawal tracing mengatakan, terdapat 27 orang yang diperiksa Swab.

27 orang itu merupakan anggota keluarga dan diduga kuat telah melalukan kontak dengan pemilik warung yang meninggal dunia.

“Hasilnya, tujuh orang positif Covid-19, dua negatif dan 18 lainnya masih menunggu hasil Swab dari RSUD Lakipadada,” jelas AKP Yacob.

Mereka yang positif diminta untuk melakukan isolasi mandiri dan tetap menerapkan prokes Covid-19.
Sementara, untuk mencegah penularan virus warung tersebut akan ditutup sementara.

Diketahui, kasus pasien Covid-19 di Tana Toraja makin tak terkendali. Ruang isolasi di RSUD Lakipadada sudah penuh, sehingga Polres Tana Toraja mendirikan tenda darurat untuk menampung bila ada pasien Covid-19 baru.

Kasat Sabhara Polres Tana Toraja, AKP Gunarni Munda, mengatakan, tenda itu untuk membantu pihak rumah sakit dalam memberikan pelayanan terhadap pasien Covid-19. Khususnya terhadap pasien yang akan menjalani rawat inap.

“Akhir-akhir ini pasien Covid terus meningkat, jadi tenda ini untuk mengantisipasi bila ada pasien baru, apalagi ruang isolasi di Lakipadada sudah over kapasitas,” kata AKP Gunarni.

Saat ini tenda sudah terpasang dan siap digunakan. Sebagai informasi, ruang intensif care unit dan isolasi khusus pasien Covid-19 di RSUD Lakipadada sudah lama penuh. (*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com