Sabtu, Juni 19, 2021

Nama Kajari Tator Dicatut, Peras Keluarga Tersangka Korupsi Dana Lembang

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TANA TORAJA, MEOLI.CO – Nama Kepala Kejari Tana Toraja, Jefri P Makapedua, dicatut oleh oknum tidak bertanggungjawab. Oknum tersebut meminta uang kepada keluarga Kepala Lembang Sampeparikan berinisial P, yang saat ini menyandang status tersangka korupsi dana desa/lembang.

Jefri mengungkapkan, dirinya menerima laporan dari keluarga tersangka, bahwa ada oknum yang mencatut namanya meminta dana untuk proses tersangka P.

“Oknum ini yang memakai nama saya. Saya mendapat telpon dari keluarga bahwa Kajari meminta dana proses tersangka P. Oknum ini saya akan lapor ke Polisi, karena saya tidak pernah menyuruh atau minta bantuan kepada oknum tersebut,” tegas Jefri, Rabu, 27 Januari 2021.

Kajari mengaku marah dengan tindakan orang yang mengaku suruhannya tersebut karena sudah mencemarkan nama baiknya, dan institusi kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum.

“Saya kemudian klarifikasi ke keluarga tersangka P ini, bahwa hal itu tidak pernah saya perintahkan. Bahkan saya tegaskan tidak akan kompromi dengan kasus yang kami tangani, terlebih dengan kasus korupsi. Saya sementara perintahkan intelejen menyelidiki hal ini,” terangnya.

Kajari Tana Toraja pun meminta masyarakat untuk berhati-hati jika ada oknum yang mengatasnamakan kejaksaan untuk mengurus atau memfasilitasi soal kasus. Ia meminta untuk segera melaporkan ke Kejaksaan Negeri Makale.

“Kalau ada oknum mengatasnamakan Kajari dan petugas kejaksaan minta – minta uang dengan modus menelpon orang atau keluarga yang bermasalah hukum dalam proses di kejaksaan, terutama setelah pasca penahaan Kepala Lembang Sampeparikan, agar lebih berhati-hati untuk merespon. Atau lebih cepat dapat melapor ke pihak kami di nomor 082321455734/082256144498” pungkasnya. (YN/*)

 

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com