Kamis, Juni 17, 2021

Pasca Dibubarkan, Polisi – TNI Langsung Geruduk Markas FPI di Petamburan

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

JAKARTA, MEOLI.CO – Setelah Kementrian Hukum dan HAM mengumumkan pembubaran ormas Front Pembela Islam (FPI), aparat kepolisian bersama dengan TNI langsung bergerak ke markas ormas pimpinan Habib Rizieq Shihab itu, di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Desember 2020. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto, mengatakan, kedatangan mereka untuk mencopot atribut FPI seiring pelarangan aktivitas dan pembubaran ormas oleh pemerintah.

“Kami ke Jalan petamburan III, meyakinkan bahwa surat keputusan bersama yang telah ditandatangani bahwa kegiatan FPI mulai hari ini tidak boleh dilanjukan, baik banner, pamflet, atribut yang ada sudah dilepas semua,” tegas Heru.

Perwira menengah ini menuturkan, dengan pembubaran dan pelepasan atribut di markas FPI menandakan bahwa ormas tersebut memang sudah dilarang beraktivitas.

“Ini artinya bahwa FPI sudah dibubarkan dan tidak boleh ada aktivitas. Kami meyakinkan bahwa markas ini tidak ada aktivitas dan kegiatan lagi,” pungkas Heru.

Diketahui, pemerintah secara resmi melarang seluruh aktivitas dan penggunaan atribut FPI. Alasannya, FPI melakukan sejumlah pelanggaran dan mengganggu ketertiban umum. Larangan itu dituangkan dalam surat keputusan bersama Mendagri, Menkumham, Menkominfo, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan mulai berlaku hari ini, Rabu, 30 Desember 2020. (*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com