Jumat, September 17, 2021

Pelantikan Kepala Daerah Diundur, Gubernur Tandatangani SK Plh

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

MEOLI.CO – Pelantikan sejumlah kepala daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang masa jabatannya berakhir tanggal 17 Februari 2021 mendatang, terpaksa ditunda. Termasuk di Tana Toraja. Penyebabnya, SK pelantikan masih ada di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengatakan, belum ada SK pelantikan Bupati atau Wali Kota di Sulsel yang dikeluarkan Mendagri. Pihaknya juga masih menunggu.

“Belum ada. Kita masih menunggu SK. Kalau SK (ada), baru kita atur jadwal pelantikan,” kata Nurdin, Senin, 15 Februari 2021.

Ia pun memastikan tak ada pelantikan pada tanggal 17 Februari mendatang. Apalagi, kata Nurdin, sejumlah daerah masih bersoal di MK.

“Ya belum bisa dilantik tanggal 17 Februari, karena sampai hari ini belum ada SK. Kalau daerah yang bersoal itu, pembacaan keputusan sela kan, tanggal 16 besok, itu lanjut, kalau lanjut berarti ada lagi surat dari MK yang menyatakan perkara ini sudah selesai baru dibawa ke KPU. KPU yang melakukan penetapan,” jelasnya.

Jika masa jabatan kepala daerah usai dan SK belum keluar, secara otomatis, Sekda akan mengambil alih pemerintahan menjadi Pelaksana Harian (Plh). Nurdin mengaku sudah menandatangani SK Plh untuk daerah yang masa jabatan kepala daerahnya sudah berakhir. Kecuali untuk Kota Makassar, tetap akan dijabat oleh Pj sampai wali kota terpilih dilantik.

“Kalau SK sudah di tangan, kita langsung umumkan rencana pelantikan,” bebernya. (*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com