Jumat, Juni 18, 2021

Perumda Bakal Tarik Retribusi Parkir dan Terminal

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TORAJA UTARA, MEOLI.CO – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Mekar Sejahtera, akan menarik retribusi parkir dan terminal di Toraja Utara (Torut).
Rencananya, parkir motor akan dikenakan tarif Rp 2.000, parkir mobil Rp 3.000, dan alat berat atau kendaraan tronton senilai Rp 5.000.

Direktur Perumda Mekar Sejahtera, Salvinus Sawelinggi’, menjelaskan, ada delapan bidang perusahaan daerah yang bergerak dalam bidang usaha, namun saat ini fokus ke bidang parkir dan terminal. Sebagai langkah awal, pihaknya akan melakukan sosialisasi ke masyarakat mengenai besaran retribusi dan titik-titik penarikan retribusi.

“Tarif yang berlaku nanti akan tertera di karcis retribusi. Untuk sementara itu yang akan kita lakukan bersama, mengikuti tarif yang tertera di peraturan daerah,” kata Salvianus, saat rapat bersama Pemkab Torut, di Aula Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah Torut, Kamis, 21 Januari 2021.

Salvinus menjelaskan, secara umum nanti akan tetap mengikuti regulasi, dimana ada laporan bulanan dan akan diusahakan secepat mungkin dilakukan.

“Karena besaran retribusi sudah kami sepakati, maka kita usahakan secepatnya sudah bisa jalan, dan biayanya tetap akan dikenakan sesuai dengan Perda,” ujarnya.

Untuk titik diberlakukannya retribusi parkir dan terminal tersebut, direncanakan akan ada di Pasar Bolu, sepanjang pertokoan Rantepao (sepanjang Jalan Mappanyukki), Lapangan Bakti, depan Rumah Sakit Elim, dan di sekitaran Jalan Palopo, dimana adanya lokasi – lokasi bisnis.

Untuk diketahui, ada delapan bidang Perumda. Yaitu pertanian dan kehutanan, perdagangan, industri, percetakan, dan koperasi, bidang pertambangan dan energi, bidang perbengkelan, parkir dan terminal, home industry, usaha jasa persewaan aset daerah, dan
bank sampah. (YN/*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com