Senin, Juni 21, 2021

Resmi Pimpin Tana Toraja, Ini Hal Pertama yang Akan Dilakukan Theo – Zadrak

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

MEOLI.CO – Theofillus Allorerung – Zadrak Tombeg, secara resmi telah memimpin Kabupaten Tana Toraja sebagai Bupati dan Wakil Bupati untuk periode 2021 – 2026. Keduanya dilantik bersama sepuluh kepala daerah lainnya, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jumat, 26 Februari 2021.

Selain pelantikan Theo – Zadrak, juga dilakukan pelantikan Yariana Somalinggi, sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Tana Toraja, sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Tana Toraja.

Sebelumnya, Bung Theo – sapaan akrab Theofilus Allorerung, menyatakan, dirinya bersama Dokter Zadrak, akan fokus menangani Covid-19 di daerah yang dipimpinnya. Virus tersebut selain berhubungan dengan kesehatan manusia, juga memporak-porandakan perekonomian masyarakat Tana Toraja, yang selama ini bersandar di sektor pariwisata.

“Yang utama adalah penanganan virus Covid-19. Bagaimana kita memutus mata rantai penularannya,” ujarnya.

Salah satu langkah awal yang dilakukan, adalah menambah kapasitas tempat tidur atau ruang isolasi di rumah sakit. Sehingga, tidak ada lagi informasi yang menyebut bahwa rumah sakit penuh, dan tidak bisa melayani pasien Covid.

“Sebenarnya bukan rumah sakitnya yang penuh, tapi ruang isolasi yang disiapkan. Misalnya, di satu rumah sakit hanya siapkan lima kamar untuk Covid, ketika ada lima pasien, pasti dikatakan penuh. Padahal, masih banyak ruangan yang tidak terpakai,” ujarnya.

Ia yakin, bersama Zadrak yang berlatar belakang dokter, penanganan Covid-19 di Tana Toraja bisa tepat sasaran. (*)

 

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com