Senin, Juni 21, 2021

Ruang Isolasi Penuh, Pasien Positif Covid Bakal Dirawat di Tenda Darurat

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TANA TORAJA, MEOLI.CO – Jumlah pasien positif Covid-19 terus membludak di Tana Toraja, maupun Toraja Utara. Ruang isolasi di RSUD Lakipadada sudah penuh sehingga Polres Tana Toraja mendirikan tenda darurat untuk menampung bila ada pasien Covid-19 baru.

Kasat Sabhara Polres Tana Toraja, AKP Gunarni Munda, mengatakan, tenda itu untuk membantu pihak rumah sakit dalam memberikan pelayanan terhadap pasien Covid-19. Khususnya terhadap pasien yang akan menjalani rawat inap.

“Akhir-akhir ini pasien Covid terus meningkat, jadi tenda ini untuk mengantisipasi bila ada pasien baru, apalagi ruang isolasi di Lakipadada sudah over kapasitas,” kata AKP Gunarni.

Saat ini tenda sudah terpasang dan siap digunakan. Sebagai informasi, ruang intensif care unitdan isolasi khusus pasien Covid-19 di RSUD Lakipadada sudah lama penuh.

Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringakane, menunjuk tiga rumah sakit sebagai penyangga. Tiga rumah sakit itu yakni RS Fatimah Makale, RS Sinar Kasih, dan RS Kasih Ibu Tana Toraja. Rumah sakit yang ditunjuk dimaksud untuk membantu RSUD Lakipadada, khususnya untuk merawat dan melayani pasien Covid-19 yang bergejala sedang dan ringan.

Hal yang sama juga terjadi di Toraja Utara.

Direktur RSUD Pongtiku, Remen Labi, mengatakan, RSUD Pongtiku untuk tempat perawatan penanganan Covid-19, hanya memiliki 16 tempat tidur dan mengalami kekurangan tenaga kesehatan untuk merawat pasien positif Covid-19. Sehingga, butuh penambahan ruang isolasi, seiring dengan penambahan jumlah pasien.

“Kami mengambil kebijakan bersama dengan puskesmas, apabila pasien tersebut tidak ada gejala, dilaksanakan karantina mandiri dirumah dan begitu pun sebaliknya. Jika pasien mempunyai gejala pihaknya akan karantina di RS,” jelasnya.

Bupati Toraja Utara, Kalatiku  Paembonan, mengaku sudah menyurat ke pemerintah propinsi untuk penggunaan hotel Toraja Prince, sebagai lokasi karantina. Tapi, belum mendapat jawaban dari pemerintah provinsi, meskipun pemilik hotel sudah mengijinkan. (*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com