Kamis, Juni 10, 2021

Sempat Ditutup Sementara Akibat Covid-19, Dua Puskesmas di Toraja Utara Akan Kembali Dibuka

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TORAJA UTARA, MEOLI.CO – Dua puskesmas di Toraja Utara yang sempat ditutup sementara setelah tiga perawatnya terkonfirmasi positif Covid-19, akan kembali dibuka Senin, 28 Desember 2020 mendatang. Kedua puskesmas tersebut, yakni Puskesmas Rantepao dan Puskesmas Tondon.

Kepala Dinas Kesehatan Toraja Utara, Elisabet Zakaria, mengatakan, puskesmas tersebut ditutup sesuai arahan Bupati Toraja Utara setelah kasus ini dilaporkan.

Pihaknya juga telah berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan menyemprot disinfektan di kedua puskesmas ini.

“Gugus tugas menyemprotkan disinfektan untuk sterilisasi agar tidak ada lagi yang terpapar Covid-19,” ucap Elisabet.

Ia menambahkan, puskesmas ditutup sementara waktu dengan alasan agar penyebaran Covid-19 tidak semakin melebar. Pasalnya, para perawat ini adalah garda terdepan yang sering berinteraksi langsung dengan warga.

“Kedua puskesmas yang ditutup akan kembali beroperasi pada Senin, 28 Desember 2020,” ungkapnya.

Sementara, Juru Bicara Satgas Covid-19 Toraja Utara, Anugerah Yaya Rundupadang, tak henti-hentinya mengimbau seluruh masyarakat Toraja Utara tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Bagi semua pelaku usaha juga diminta untuk tutup pada pukul 22.00 Wita.

“Pelaku perjalanan dari luar daerah membawa bukti surat negatif Covid-19, hasil swab test PCR, hasil rapid test antigen atau antibodi,” tegas Anugerah. (*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com