Senin, September 20, 2021

Sepanjang Februari, Warga Dilarang Laksanakan Rambu Tuka’ dan Rambu Solo’

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TORAJA UTARA, MEOLI.CO – Bagi warga Toraja Utara (Torut) yang ingin menyelenggarakan Rambu Tuka’ dan Rambu Solo’ di Bulan Februari, harus menyusun jadwal ulang. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Torut melarang penyelenggaran Rambu Tuka’ dan Rambu Solo’ mulai tanggal 1 – 28 Februari 2021.

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, dalam surat edarannya menjelaskan, upaya ini untuk memutus penyebaran virus Covid-19. Apalagi kasus Covid di Toraja Utara terus meningkat.

“Menghentikan kegiatan Rambu Tuka dan Rambu Solo’ selama satu bulan, mulai tanggal 1 hingga 28 Februari 2021,” tegas Kalatiku.

Selain point tersebut, ada lima point lainnya yang disampaikan Kalatiku.
Diantaranya, apabila ada warga Toraja Utara yang meninggal dunia sebagai pasien Covid-19, wajib dimakamkan pada kesempatan pertama pada hari kematiannya sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Apabila ada Warga Toraja Utara yang meninggal dengan status bukan pasien Covid-19 dapat diberikan izin selama satu hari untuk melaksanakan prosesi adat/agama dan dimakamkan pada hari yang sama.

Apabila ada warga Toraja Utara yang meninggal dunia bukan sebagai pasien Covid-19 dapat diberikan izin satu hari untuk menyelenggarakan ibadah kedukaan. Selanjutnya, mayat disimpan untuk menunggu pelaksanaan upacara adat di waktu yang akan datang.

Apabila ada warga Toraja Utara yang berdomisili di luar daerah dan meninggal bukan sebagai pasien Covid-19 dan keluarga ingin menguburkannya di Toraja Utara, maka diberi izin menyelenggarakan prosesi pemakaman selama satu hari dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan 3M.

Terakhir, apabila ada warga Toraja Utara yang berdomisili di luar daerah dan meninggal sebagai pasien Covid-19 dan keluarga ingin menguburkannya di Toraja Utara, wajib meminta izin kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Toraja Utara dan harus dimakamkan pada hari kedatangan jenazah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan 3M.

Surat edaran ini juga ditujukan kepada Camat, Lurah dan Kepala Lembang (Desa) se Toraja Utara.

Diketahui, Rambu Solo adalah upacara pemakaman secara adat yang mewajibkan keluarga almarhum membuat sebuah pesta sebagi tanda penghormatan terakhir pada mendiang yang telah pergi. (*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com