Selasa, September 21, 2021

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

SOPPENG, MEOLI.CO – Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun ini. Diketahui, pada tahun 2020 lalu, bantuan keuangan yang diberikan Pemprov Sulsel untuk kabupaten kota mencapai Rp 500 miliar.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, saat menghadiri Hari Jadi Kabupaten Soppeng yang ke-760, yang dilaksanakan di Kantor DPRD Soppeng, Selasa, 23 Maret 2021.

Abdul Hayat sangat mengapresiasi peringatan hari jadi yang digelar sederhana secara terbatas dan virtual. Pelaksanaan yang dilakukan secara sederhana ini, selain mencegah penularan Covid-19, juga sebagai langkah yang efisien menghemat anggaran di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi.

“Saya juga ingin mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Kaswadi Razak dan Lutfi Halide sebagai Bupati dan Wakil Bupati Soppeng periode 2021-2026. Selamat bekerja memberikan bakti terbaik kepada Kabupaten Soppeng yang kita cintai ini, selamat melaksanakan pembangunan dan selamat memenuhi amanah rakyat,” ucap Abdul Hayat.

Pandemi Covid-19 ini, kata Abdul Hayat, merupakan tantangan besar yang dihadapi seluruh masyarakat Indonesia, bahkan dunia. Untuk itu, tugas terbesar dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota adalah bagaimana bersatu padu dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan kesehatan.

“Mari kita sukseskan vaksin ini untuk menekan penularan Covid-19. Pemerintah sudah memberikan solusi dengan mengikuti vaksin, karena ini adalah salah satu cara bagi kita semua untuk melindungi diri, dengan tetap disiplin protokol kesehatan pada setiap aktivitas,” ungkap Abdul Hayat.

Ia menilai, penanganan Covid-19 di Kabupaten Soppeng cukup baik. Tapi, masalah pandemi ini tetap menjadi tantangan bagi kita semua, terutama untuk pemulihan ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hayat menjelaskan, Pemprov Sulsel adalah perwakilan pemerintah pusat di daerah. Dan sesuai dengan arahan pemerintah pusat, di tahun 2021, Pemprov Sulsel akan fokus pada percepatan recovery ekonomi dan kesehatan.

“Untuk itu, kita memang harus memaksimalkan kinerja pemerintah dengan menjamin pemerintahan yang bersih melayani, karena hal ini akan menarik calon investor untuk berinvestasi di Soppeng dan Sulsel,” terangnya.

Pemerintah juga akan mendorong sistem perekonomian dan kesehatan dengan kemandirian. Seperti mendorong Puskesmas, dengan mengembalikan marwahnya sebagai Pusat Kesehatan Masyarakat. Karena, Pemprov butuh kerjasama dengan kabupaten/kota untuk menurunkan promotor kesehatan.

Lebih lanjut, Abdul Hayat mengatakan, tada tahun anggaran 2020 yang lalu, Pemprov telah mengalokasikan anggaran Rp 500 miliar. Dan pada tahun ini, tetap akan melanjutkan bantuan keuangan daerah untuk kabupaten/kota, dengan harapan cita-cita untuk mewujudkan Sulsel Jaya dapat terwujud, melalui sinergi dan kolaborasi dengan kabupaten/kota.

“Untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Soppeng, kami menginstruksikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak memotong anggaran infrastruktur, karena hal tersebut berkaitan dengan konektivitas daerah,” pesannya.

Untuk menarik investor, kata Abdul Hayat, maka pembangunan di Soppeng harus terintegrasi dengan daerah-daerah di sekitarnya. Salah satu upaya Pemprov untuk membangun konektivitas d Soppeng adalah membangun ruas jalan Bulu Dua – Ampiri, dimana ruas jalan tembus Soppeng-Takkalasi Barru dan ruas jalan lainnya.

Untuk di bidang kesehatan, ia juga menekankan kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk memperhatikan masalah stunting, karena stunting ini sangat penting untuk menghadirkan generasi SDM kedepannya. (*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com