Jumat, September 17, 2021

Tersengat Listrik, Tiga Warga Tator Meninggal Dunia

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TANA TORAJA, MEOLI.CO – Tiga warga Tana Toraja meninggal dunia setelah tersengat arus listrik bertegangan tinggi di Dusun Poton, Desa Madandan, Kecamatan Rantetayo, Minggu malam, 21 Februari 2021. Ketiganya adalah Anwar Laga (37 tahun) yang merupakan Sekretaris Bawaslu Tana Toraja, Bripka Hamri (38 tahun), Anggota Polres Tator, serta Sahrul Ramadan (25 tahun).

Menurut saksi, Kepala Desa Madandan, Balebu’ Pakambanan, pada pukul 17.30 Wita, korban Anwar bersama dua orang lainnya yakni Bripka Hamri (ipar dari Anwar) dan Sahrul Ramadan (keponakan dari Anwar), saling membantu mendirikan tiang WIFI yang terbuat dari pipa besi.

“Sementara mendirikan tiang, tiba-tiba tiang tersebut oleng dan menyentuh kabel telanjang milik PLN yang bertegangan tinggi. Lalu ketiga korban tersengat arus listrik,” ungkap Balebu’.

Selanjutnya, saksi yang melihat kejadian tersebut meminta tolong kepada warga sekitar dan membantu mengevakuasi korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Elim Rantepao, untuk mendapat pertolongan pertama.

Direktur RS Elim Rantepao, dr Adrian Wijaya, membenarkan ada tiga warga yang tersengat lisrik di Madandan, yang sempat dirawat di IGD RS Elim Rantepao pada Minggu malam. Namun, nyawa ketiga orang ini tidak dapat diselamatkan.

“Iya benar, ketiga korban tersebut sempat dibawa ke RS Elim. Ketiga warga tidak tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia,” ungkap dr. Adrian.

Diketahui, ketiga korban sudah langsung dibawa oleh pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka, di Jalan To’Kaluku, Kelurahan Pentalluan, Kecamatan Makale. (YN/*)

 

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com