Kamis, September 16, 2021

Tidak Hanya Polisi, Tentara Juga Akan Bertindak Jika Ada Kerumunan yang Langgar Protapkes

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TANA TORAJA, MEOLI.CO – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tana Toraja melakukan rapat koordinasi kesiapsiagaan dan penanganan Covid -19, di Rujab Bupati Tana Toraja, Kamis, 21 Januari 2021. Dalam rapat tersebut, Dandim 1414/Tator, Letkol Czi Zaenal Arifin, menyatakan siap membantu apapun kebijakan Pemda terkait penanganan Covid-19 untuk memutus mata rantai penyebarannya.

“Kami siap bantu Pemda dan siap membantu Polres dalam pembubaran apabila ada kegiatan yang sifatnya mengundang keramaian dan tidak melakukan protokol kesehatan,” tegasnya.

Sedangkan, Kapolres Tator, Sarly Sollu, pihaknya tidak melarang kegiatan, tetapi yang dilarang itu jika tidak mematuhi protokol kesehatan. Ia lagi-lagi menegaskan, Polres tidak pernah mengeluarkan izin keramaian, sehingga Camat tidak perlu menerbitkan rekomendasi apapun.

“Kami tidak melarang kegiatan, namun yang kami larang dengan adanya kerumunan dan tidak mematuhi protokol kesehatan,” terangnya.

Dukungan dalam mencegah penyebaran Covid-19 juga disampaikan Kajari Tator, Jefri P Makapedua. Pihaknya dalam penanganan penyebaran Covid-19, terlebih dahulu melakukan dari jajaran kejaksaan, sebelum mengintruksikan ataupun bersosialisasi keluar.

“Kami lakukan interen ke dalam dulu sebelum kami intruksikan keluar. Dan setiap bulan kami lakukan rapid tes. Apabila ada yang terkonfirmasi, kami perintahkan karantina di rumah. Jadi saya meminta kepada pejabat, jangan sampai tidak mengindahkan peraturan pemerintah demi kebaikan bersama dengan masyarakat Tator,” pesan Jefri.

Sementara, Ketua DPRD Tator, Welem Sambolangi, mengatakan, pihaknya juga tak henti-hentinya menyampaikan kepada tokoh masyarakat, dan rekan sesama anggota dewan pun turun ke dapilnya masing-masing untuk melakukan sosialisasi dan himbauan masalah Covid-19 dan penanganannya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Tator, Nicodemus Biringkanae, mengucapkan rasa terima kasih kepada Forkopimda atas kerjasamanya dalam penanganan Covid-19.

“Terima kasih atas kerjasama kita semua. Walaupun dananya belum ada, namun kita semua bekerjasama dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan tulus hati bekerja,” ucap Nico. (YN/*)

 

 

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com