Senin, Juni 21, 2021

Tidak Memenuhi Syarat, Lima Pejabat Torut Batal Divaksin

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TORAJA UTARA, MEOLI.CO – Lima pejabat Pemkab Toraja Utara (Torut) yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima vaksin, batal disuntik Sinovac. Kelimanya dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Adapun lima pejabat tersebut, yakni Sekda Roni Rede Bare, Kepala Dinas Pendidikan Yermia TM Marewa, Kepala Dinas Kominfo Yacub Pongsendana, Sekretaris Dinas Kominfo Yaya Rundupadang, dan Camat Rantepao, Roni Kalasuso.

Sementara, ada sepuluh pejabat yang berhasil disuntik vaksin Covid-19, pada pencanangan vaksin Covid-19 Sinovac, yang dilaksanakan di Lapangan Bakti Rantepao, Senin, 1 Februari 2021. Antara lain, Wakil Bupati Yosia Rinto Kadang, Dandim 1414 Tatoe Letkol CZI Zainal Arifin, Kabag Sumda Polres Kompol Yulius Losong Palayukan, Ketua DPRD Nober Rante Siama, dan Kadis Kesehatan Elisabeth R Zakaria.

Selanjutnya, ada Kepala Dinas Sosial Mira Bangalino, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Torut dr Remen Taula’bi, Kepala BKD Marten Manurun, Unit Intel Kodim 1414 Tator Sertu Arif Alila, serta Kepala Puskesmas Pasang Herman Ranteallo

Kepala Dinas Kesehatan Torut, Elisabet R Zakaria, mengatakan, dalam pencanganan vaksinasi saat ini, diperuntukan kepada 10 orang Forkopimda Kabupaten Toraja Utara.

“Hari ini ada sepuluh orang divaksin. Dan penerima vaksin pada hari ini akan kembali menjalani vaksinasi tahap kedua, yang akan dilakukan pada 14 hari kedepan setelah vaksin pertama di Puskesmas Rantepao,” ujarnya.

Ia juga memaparkan perkembangan kasus Covid-19 di Toraja Utara per tanggal 31 Januari 2021. Tercatat 520 kasus, diantaranya 20 orang dirawat, 82 menjalani isolasi, 394 sudah sembuh, dan 24 orang meninggal dunia.

Sementara, Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, menyampaikan, pencanangan vaksin ini merupakan hal yang dinantikan, karena vaksin merupakan salah satu langkah penanganan upaya dan keseriusan pemerintah dalam menanggulangi Covid-19. Ia berharap dukungan dari semua pihak untuk mendukung program pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.

“Hari ini kita melakukan pencanangan vaksinasi Covid kepada Forkopimda, dengan batasan usia mulai dari umur 18 tahun – 59 tahun,” ucap Kalatiku.

Dengan adanya vaksinasi ini, lanjut Kalatiku, diharapkan masyarakat tahu upaya – upaya yang dilakukan oleh pemerintah.

“Saya mengimbau kepada masyarakat Toraja Utara untuk bersama – sama mencegah penyebaran Covid-19 di daerah kita, Negeri di Atas Awan Bumi Pongtiku yang kita cintai,” harapnya. (YN/*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com