Jumat, September 17, 2021

Tingkat Penularan Covid-19 Sulsel Kini di Bawah Angka 1

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

MAKASSAR, MEOLI.CO – Tren kasus Covid-19 berdasarkan rate of transmission (Rt) atau tingkat penularan di Sulawesi Selatan (Sulsel) kini mengalami penurunan, yakni sudah berada di angka 0,71 atau di bawah 1.

Tim Konsultan Satgas Covid-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin, mengatakan, penurunan Rt disebabkan karna penurunan rata-rata kasus dari 600 menjadi 200an kasus Covid-19.

“Trend penurunan dari Rt lebih dari satu beberapa pekan lalu, kemudian akhir pekan in Rt 0.7, ini juga disebabkan dari rata-rata kasus harian diatas 600 turun ke sekitar 200. Ini bisa terjadi secara temporal,” kata Prof Ridwan, Minggu, 24 Januari 2021.

Lanjutnya, penurunan kasus dikarnakan program Pemerintah Sulsel dalam penanggulangan Covid-19 berjalan dengan baik. Mulai dari penyediaan hotel untuk isolasi, kapasitas testing meningkat, serta kesadaran masyarakat semakin tinggi.

“Karena kapasitas testing yang meningkat, akses testing yang semakin mudah, kesadaran warga untuk testing semakin membaik dan bisa secara real tramsmisi lokal yang meluas dan beberapa program sudah berjalan semakin membaik,” jelasnya.

Sementara itu, Kordinator Wisata Duta Covid-19, Husni Thamrin, mengatakan, pasien Covid-19 yang menjalani karantina di program isolasi mandiri sebanyak 598 pasien.

“Pekan ini sebanyak 598 pasien karantina di Wisata Duta Covid-19 sembuh,” singkatnya.

Husni berharap masyarakat tetap mengedepankan protokol kesehatan dan melakukan karantina mandiri jika terkonfirmasi positif Covid-19, agar mencegah klaster rumah tangga.

“Bagi yang merasa kontak erat bersama pasien Positif Covid-19 agar kiranya melakukan swab test atau rapid test antigen, dan menjalani karantina agar menghindari klaster rumah tangga,” tuturnya. (*)

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com