Selasa, September 28, 2021

Warning! Penyewa Pusat Pertokoan Rantepao Diberi Waktu Hingga Lusa

Liputan

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Bom Gereja Katedral Makassar Meledak Usai Ibadah Minggu Palma

MAKASSAR, MEOLI.CO - Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021,...

Terjerat Utang Ratusan Miliar, Pemprov Sulsel Tetap Alokasikan Bantuan Keuangan Daerah

SOPPENG, MEOLI.CO - Meski terjerat utang ratusan miliar, Pemprov Sulsel akan tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan keuangan daerah tahun...
- UKI Toraja -

TORAJA UTARA, MEOLI.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara (Torut) melayangkan Surat Peringatan (SP) kepada masing-masing penghuni/penyewa toko di pusat pertokoan Rantepao, Kelurahan Penanian, Kecamatan Rantepao. Salah seorang personil tim penertiban Satpol PP Kabupaten Toraja Utara, Pither Rantetasak atau yang akrab disapa Pong Telli, mengatakan, proses pemberian surat peringatan tersebut berjalan kondusif.

“Petugas Satpol PP turun langsung membagikan SP kepada masing-masing penghuni/penyewa,” ujar Pong Telli.

Dikatakan Pong Telli, sebelum SP tersebut dilayangkan kepada masing-masing penghuni/penyewa, Pemkab Torut secara persuasif telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan penghuni/penyewa, baik secara langsung maupun difasilitasi oleh pihak- pihak terkait.

Sementara, Pemkab Torut melalui Sekretaris Dinas Kominfo, Anugerah Yaya Rundupadang, menjelaskan, ini sudah penyerahan SP hingga tiga kali.

“Sabtu kemarin Pak Bupati sudah menghadap ke Pak Sekda Provinsi Sulsel dan juga Pak Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah, melaporkan berbagai update perkembangan program pembangunan Pemprov Sulsel di Toraja Utara,” terang Yaya.

Lanjut Yaya, baik pembangunan empat jalan provinsi, pengembangan kawasan wisata lolai, pedestrian dalam kota Rantepao, yang juga terkait penataan kawasan pertokoan.

“Pemprov mendukung penataan ini untuk dilaksanakan secara persuasif dan tetap mengedepankan koordinasi dengan semua stakeholder terkait, demi stabilitas pembangunan di daerah,” tambahnya.

Dengan adanya SP 3 ini, Pemkab  berharap agar para penghuni/penyewa toko di pusat pertokoaan dapat memahami dan segera mengosongkannya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, para penghuni/penyewa toko di pusat pertokoan Rantepao, diberikan batas waktu memindahkan barang miliknya serta mengosongkannya paling lambat Kamis, 25 Februari 2021. (YN/*)

 

Berita Terbaru

Berikut Tujuh Korban Luka Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

MAKASSAR, MEOLI.CO - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka akibat ledakan...

Mungkin Anda Sukai

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com